Salah Satu Tantangan GLS TALENTA 2026 Peserta TALENTA SMP Muhammadiyah 8 Bandung

Membaca bukan sekadar aktivitas untuk menambah pengetahuan. Lebih dari itu, membaca merupakan pintu menuju dunia yang lebih luas. Melalui buku, seseorang dapat mengenal berbagai tempat, memahami kehidupan orang lain, menemukan inspirasi, serta membangun cita-cita. Karena itulah, berbagi buku sejatinya bukan hanya berbagi benda, tetapi juga berbagi kesempatan untuk tumbuh dan belajar.

Semangat itulah yang diwujudkan oleh peserta TALENTA 2026 SMP Muhammadiyah 8 Bandung melalui kegiatan Donasi Buku dalam kegiatan Berbagi, salah satu tantangan dalam rangkaian Gerakan Literasi Sekolah (GLS) TALENTA 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menanamkan kepedulian, semangat berbagi, dan budaya literasi kepada peserta didik.

Kegiatan donasi buku dilaksanakan pada Rabu, 29 Juli 2026, dengan tujuan SD Muhammadiyah 2 Bandung. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi peserta TALENTA untuk belajar bahwa kebermanfaatan ilmu tidak berhenti pada diri sendiri. Buku yang telah selesai dibaca dan masih layak digunakan dapat menjadi jendela pengetahuan bagi anak-anak lainnya.

Persiapan kegiatan donasi dilakukan beberapa hari sebelum pelaksanaan. Pengumpulan buku dikoordinasikan oleh Ibu Nurwenti, S.Pd. dan Bapak Anwar Rinjani, S.Pd., dengan dukungan para wali kelas. Para siswa diajak untuk membawa buku-buku yang layak baca dan bersedia disumbangkan.

Ajakan tersebut bukan sekadar untuk memenuhi target sebuah tantangan dalam program TALENTA. Lebih jauh, peserta didik diajak memahami makna berbagi secara nyata. Buku yang mungkin sudah tidak lagi digunakan oleh seorang siswa dapat memiliki arti yang sangat besar bagi siswa lain.

Melalui proses tersebut, peserta TALENTA belajar bahwa berbagi tidak selalu harus dalam bentuk sesuatu yang mahal. Sebuah buku yang sederhana dapat memberikan pengetahuan, menghadirkan imajinasi, menumbuhkan rasa ingin tahu, bahkan menginspirasi seseorang untuk memiliki cita-cita yang lebih tinggi.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata dari penguatan karakter. Peserta didik tidak hanya diarahkan untuk menjadi pribadi yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, empati, tanggung jawab, dan kemauan untuk memberikan manfaat bagi orang lain.

Pada hari pelaksanaan, kegiatan Donasi Buku hanya diwakili oleh beberapa peserta TALENTA. Hal ini dikarenakan akses menuju SD Muhammadiyah 2 Bandung yang cukup terbatas sehingga kurang memungkinkan untuk membawa rombongan dalam jumlah besar. Meskipun demikian, keterbatasan tersebut tidak mengurangi semangat dan makna berbagi yang menjadi bagian penting dari kegiatan ini.

Sebagai perwakilan, hadir dua guru sekaligus pembimbing TALENTA, yaitu Bapak Anwar Rinjani, S.Pd. dan Ibu Inayah Tarmidzi, M.Pd., serta dua orang peserta TALENTA, yaitu Syakirah Kamilia Janeetria, peserta didik kelas 9 Jabbir bin Hayyan, dan Ahmad Faridh Zuhdi Maulana, peserta didik kelas 8 Al Zahrawi.

Sebelum keberangkatan, pihak SMP Muhammadiyah 8 Bandung terlebih dahulu menghubungi Kepala SD Muhammadiyah 2 Bandung, Ibu Tete Rohaeni, S.Pd., M.M. Alhamdulillah, rencana kegiatan tersebut disambut dengan terbuka dan penuh kebaikan. Sambutan tersebut menjadi bagian penting dalam terwujudnya kegiatan berbagi buku.

Kehadiran dua peserta TALENTA sebagai perwakilan juga memberikan pengalaman berharga. Mereka tidak hanya membawa buku, tetapi membawa pesan bahwa literasi akan menjadi lebih bermakna ketika pengetahuan yang diperoleh dapat dibagikan kepada orang lain.

Bagi Syakirah dan Ahmad Faridh, kegiatan ini dapat menjadi pengalaman untuk melihat secara langsung bahwa gerakan literasi bukan hanya tentang membaca sebanyak-banyaknya. Literasi juga berkaitan dengan bagaimana seseorang mampu menggunakan pengetahuan dan kesempatan yang dimilikinya untuk memberikan manfaat kepada lingkungan sekitar.

Donasi buku dalam kegiatan Berbagi memiliki beberapa tujuan penting. Pertama, menumbuhkan kepedulian sosial pada diri peserta didik. Anak-anak diajak memahami bahwa mereka memiliki sesuatu yang dapat dibagikan dan bermanfaat bagi orang lain.

Kedua, kegiatan ini bertujuan memperluas akses terhadap bahan bacaan. Tidak semua anak memiliki kesempatan yang sama untuk memiliki beragam buku. Dengan adanya donasi, buku-buku yang terkumpul diharapkan dapat menjadi tambahan sumber bacaan yang menyenangkan dan edukatif bagi siswa SD Muhammadiyah 2 Bandung.

Ketiga, kegiatan ini menjadi sarana untuk menumbuhkan budaya literasi dan kecintaan terhadap buku. Buku yang berpindah tangan bukan berarti kehilangan manfaat. Sebaliknya, satu buku dapat terus memberikan manfaat kepada banyak pembacanya.

Keempat, kegiatan ini menjadi bagian dari pendidikan karakter melalui praktik nyata. Peserta didik belajar bahwa nilai kepedulian, gotong royong, dan berbagi tidak cukup hanya dipahami sebagai teori, tetapi perlu diwujudkan dalam tindakan.

Dan yang tidak kalah penting, kegiatan ini mengajarkan sebuah pesan sederhana: ketika buku menjadi jembatan kebaikan.

Tantangan GLS TALENTA 2026 melalui kegiatan Donasi Buku dalam kegiatan Berbagi menunjukkan bahwa gerakan literasi dapat hadir dalam berbagai bentuk. Literasi tidak hanya berlangsung di dalam kelas, perpustakaan, atau melalui kegiatan membaca senyap. Literasi juga dapat tumbuh melalui kepedulian dan aksi nyata.

Buku-buku yang disumbangkan mungkin hanya berupa benda sederhana. Namun, di tangan pembaca yang tepat, buku dapat menjadi sumber inspirasi. Sebuah cerita dapat menumbuhkan keberanian untuk bermimpi. Sebuah pengetahuan dapat membuka wawasan. Sebuah kisah perjalanan dapat membuat seorang anak mengenal dunia yang sebelumnya tidak pernah ia bayangkan.

Karena itu, donasi buku bukan hanya tentang berapa banyak buku yang terkumpul, melainkan tentang berapa banyak manfaat yang dapat terus mengalir dari buku-buku tersebut.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pendidikan adalah proses berbagi. Guru berbagi ilmu kepada siswa, siswa berbagi pengalaman kepada teman, dan masyarakat berbagi kesempatan kepada generasi berikutnya.

Dari SMP Muhammadiyah 8 Bandung, semangat berbagi itu kemudian diwujudkan melalui buku-buku yang disalurkan kepada SD Muhammadiyah 2 Bandung. Walaupun hanya diwakili oleh beberapa orang, pesan yang dibawa jauh lebih besar: mari terus membaca, terus belajar, dan terus berbagi.

Sebab, mungkin bagi kita sebuah buku hanyalah satu dari sekian banyak buku yang tersimpan di rumah. Namun bagi orang lain, buku tersebut bisa menjadi jendela pertama menuju dunia yang lebih luas.

Berbagi buku, berbagi ilmu. Berbagi ilmu, menyalakan harapan. Dan dari harapan yang tumbuh hari ini, akan lahir generasi yang gemar membaca, peduli terhadap sesama, serta siap memberikan manfaat bagi kehidupan.

TALENTA 2026
Membaca, Berbagi, dan Menginspirasi.

Oleh : Nurwenti, S.Pd