Oleh : Cepi Aunilah

Hari Jumat,  tanggal 17 Februari 2023 bertempat di  Masjid Al Irfani telah diadakan Acara Malam Itikaf Kelas 9. Acara kali ini berbarengan dengan Peringatan Hari Isra’ Mi’raj.

Acara Malam Itikaf berlangsung dengan penuh hikmat dan antusiasme para siswa-siswi kelas 9 serta guru dan karyawan sekolah yang hadir.

Acara diawali dengan tadarus Al Quran secara bersama sama yang kemudian dilanjutkan dengan shalat berjamaah dan makan malam.

Setelah salat isya dilanjutkan dengan materi tentang Isra miraj dengan metode mentoring oleh bapak ibu guru. Adapun untuk materinya meliputi Isra’ Mi’raj.

Disampaikan bahwa Isra Miraj merupakan peristiwa besar saat Nabi Muhammad SAW memperoleh berbagai pengalaman dan pengetahuan yang sangat bermanfaat bagi dirinya, umatnya serta alam semesta.

Pengertian Isra’ sendiri adalah perjalanan nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Al-Aqsa, sedangkan Mi’raj adalah perjalanan nabi Muhammad SAW dari Masjidil Al-Aqsa menuju Sidratul Muntaha (langit ke tujuh).

Ada beberapa hikmah yang bisa kita petik dari peristiwa isra’ mi’raj ini. Pertama, Tingginya derajat kehambaan.

Dalam surat Al-Isra’ ayat satu, menceritakan peristiwa Isra Miraj, yang mana kata ‘abdun’ yang artinya hamba digunakan untuk menyebut Muhammad SAW.

Hal tersebut menunjukkan bahwa Nabi SAW adalah hamba yang benar-benar bertakwa pada Allah SWT serta memperoleh derajat yang begitu mulia di sisi Allah SWT.

Kedua, Pembekalan dakwah yang tangguh. Sebelum terjadinya peristiwa Isra Miraj, orang-orang terdekat Nabi SAW dan selalu mendukung misi dakwahnya silih berganti wafat.  

Di sisi lain, Nabi SAW terus mendapat penindasan dari kaum Quraisy. Ujian yang datang bertubi-tubi ini Allah berikan agar Nabi SAW benar-benar tangguh dalam menyampaikan dakwah.

Ketiga, Menyampaikan kebenaran meski pahit. Setelah malam Isra Miraj, Nabi SAW menyampaikan kepada penduduk Mekkah apa yang baru saja dialaminya.

Namun banyak yang tak percaya mengenai cerita ‘tak masuk akal’ tersebut. Hal ini menunjukkan, kebenaran tetap harus disampaikan, meski pahit karena banyak mendapat penolakan.

Keempat, Syariat Nabi Muhammad Saw,  menghapus syariat Nabi terdahulu. Saat Isra Miraj, Rasulullah SAW jadi imam shalat untuk Nabi-nabi terdahulu.

Hal ini jadi bukti mereka patuh dan mengikuti ajaran Nabi SAW sekaligus jadi isyarat bahwa syariatnya tersebut telah menghapus syariat Nabi-nabi terdahulu.

Banyak hikmah dan pelajaran yang bisa kita petik dari peristiwa isra mi’raj ini.para siswa diharapkan  menjadi generasi yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, melainkan juga religius dalam menyebarkan kebaikan.

SMP Muhammadiyah 8 Bandung  konsisten dalam memfasilitasi seluruh kegiatan sekolah, guna untuk mencetak generasi  tangguh, berakhlak mulia yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan zaman.

Setelah selesai materi, dilanjutkan istirahat dan bersiap bangun jam 03.30 untuk salat tahajud.

Beberapa manfaat kegiatan Malam i’tikaf antara lain; meningkatkan iman dan takwa pada anak-anak, lebih mendekatkan diri mereka kepada Allah SWT., menumbuhkan muhasabah, kesempatan melakukan riyadhah, berupaya menjadi hamba yang takwa, menjadi terbiasa menjalankan shalat-shalat sunah yang biasa dilakukan Rasulullah SAW., dan agar lebih bisa menghargai waktu.

Dengan terlaksananya kegiatan ini semoga segala kebaikan kita semua menjadi bekal penolong kita di akhirat kelak, membuka gerbang-gerbang Rezeki, serta pembawa keberkahan dari Allah SWT. Aamiin Ya Robbal Aalamiin..