Korupsi atau riswah menimbulkan berbagai distorsi dalam kehidupan bernegara dan berrmasyarakat. Kejahatan ini bisa dikategorikan sebagai dosa besar dikarenakan daya rusaknya yang luar biasa pada semua lini kehidupan.

Menurut Syed Hussein Alatas dalam buku Sosiologi Korupsi, tindakan korupsi tidak saja berupa penyelewengan keuangan Negara tetapi mencakup beberapa perilaku sebagai berikut:

  1. Korupsi paling rendah, yakni perilaku yang berkaitan dengan pengkhianatan terhadap kepercayaan, seperti tidak disiplin dalam bertugas.
  2. Penyalahgunaan kekuasaan, seperti nepotisme dalam pengangkatan sanak saudara, teman-teman atau rekan politik tanpa melihat kompetensi.
  3. Segala bentuk kekuasaan yang medatangkan keuntungan baik untuk dirinya, keluarga dan golongan primordial tertentu.

Korupsi sangat berbahaya bagi kehidupan masyarakat dan menghancurkan harmoni sosial, karena merusak sistem keadilan dan memutarbalikkan fakta kebenaran.

Jangan ditanya berapa banyak kasus korupsi di Indonesia. Praktik- praktik tindak pidana korupsi yang terjadi di Indonesia hampir setiap hari diberitakan oleh media massa. Kenyataannya praktik korupsi yang terjadi di Indonesia bukan hanya melibatkan personal, tetapi juga instansi politik dan hukum.

Berikut 7 dampak korupsi bagi kehidupan berbangsa dan bernegara

Merusak Kedisiplinan

Sebagai contoh korupsi merusak sikap disiplin misalnya orang tua menyogok sekolah agar anaknya bisa sekolah di tempat yang dia inginkan, sehingga anaknya menjadi sombong dan seenaknya dalam belajar dikarenakan semuanya bisa dibayar dengan uang.

Menghambat Profesionalisme

Korupsi bisa menghambat nilai profesionalisme. Misalnya, seorang staf perusahaan tidak berprestasi, dengan sogokan bisa menempati posisi yang penting. Sementara itu, staf yang berprestasi, jujur dan tidak mau menyogok karirnya “mentok” karena tidak mendapatkan promosi yang profesional.

Biaya Ekonomi yang Tinggi

Korupsi dapat menyebabkan biaya tinggi contohnya biaya perijinan usaha yang birokratis sehingga untuk mendapatkan izin, tiap meja harus mengeluarkan uang. Ada lagi kasus seperti pembuatan SIM menjadi mahal tidak masuk akal. Semua tes dipersulit agar peserta bisa melalui jalur pintas.

Merusak Tatanan Hukum

Minggu ini adalah pengumuman pembacaan keputusan sidang jaksa Pinangki. Jaksa muda nan cantik ini sebagai contoh kekacauan hukum dikarenakan tindak korupsi. Kasarnya, hukum bisa dibuat sesuai pesanan bandar yang mempunyai uang.

Kekacauan Politik

Pembuat aturan atau Undang-Undang kerap merugikan kepentingan masyarakat dikarenakan kekuatan para pengusaha yang mempunyai kepentingan terhadap aturan tersebut.

Kebencian Sosial

Para koruptor akan diingat selamanya oleh masyarakat bahwa dia adalah pencuri uang rakyat dan penjahat bangsa.

Murka Allah SWT

Sangat berbahayanya korupsi hingga Rasulullah memberi peringatan akan siksa Allah SWT gang sangat Pedih. Sabdanya, “Laknat Allah untuk orang gang memberi suap dan yang menerina Suap.”(H.R Ibnu Majah).

Tidak dapat dipungkiri, betapa banyak pejabat di tanah air ini yang mendadak kaya setelah beberapa waktu menempati posisi tertentu. Boleh dong bertanya, apakah itu semua hasil korupsi? Wallahualam Bissawab.

Ditulis Oleh: Cepi Aunilah, S.Pd.I
Guru SMP Muhammadiyah 8 Bandung